Program Orang Tua Asuh Buat Putri-putri Penghafal Al-Qur’an

Tidak Ikhlas dalam Haji dan Umroh

 #KajianPagi

#KajianKesalahanHajiUmroh



Kesalahan Pertama


عدم الإخلاص في الحج والعمرة


Tidak Ikhlas dalam Haji dan Umroh



من الأخطاء أن بعض الناس يذهبون إلى الحج أو العمرة ويعانون من المشقة الكبيرة من أجل أن يقال عنه أنه (حاج)، حتى أنه يتضايق جدا حينما يرجع من حجه أو عمرته ولا يقول له الناس: (يا حاج).


Salah satu kesalahan adalah bahwa sebagian orang pergi untuk haji atau umrah dan merasakan kesulitan besar hanya agar orang lain menyebutnya sebagai (Haji), bahkan mereka merasa sangat kecewa ketika kembali dari haji atau umrahnya dan tidak ada yang menyebutnya dengan sebutan "Haji."


أخي في الله: حينما تذهب إلى الحج أو العمرة فلا بد أن تخلص العمل لله، لا بد أن يكون حجك لله وعمرتك لله.


Saudaraku dalam Islam: Ketika kamu pergi untuk haji atau umrah, kamu harus ikhlas hanya untuk Allah, haji dan umrahmu harus untuk Allah.


لذا كان النبي صلى الله عليه وسلم يدعو في إحرامه للحج ويقول: (اللهم حجة لا رياء فيها ولا سمعة). (1)


Oleh karena itu, Nabi shallallahu alaihi wassalam berdoa saat ihram untuk haji dan berkata: "Ya Allah, haji yang tidak ada riya' di dalamnya dan tidak untuk mencari pujian." (Shahih Ibnu Majah no. 2355).


أخي في الله: قال الله تعالى: ﴿ فَأَعْبُدُ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ ﴾ [الزمر: ٢].


Saudaraku dalam Islam: Allah Ta'ala berfirman: "Maka sembahlah Allah dengan mengikhlaskan agama untuk-Nya." [Az-Zumar: 2]


وقال تعالى: ﴿ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ ﴾ [البينة: ٥].


Dan Allah berfirman: "Dan mereka tidak diperintahkan selain untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan agama untuk-Nya." [Al-Bayyinah: 5]


وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (إن الله لا يقبل من العمل إلا ما كان له خالصًا وابتغي به وجهه). (2)


Dan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali yang dilakukan ikhlas hanya untuk-Nya dan mencari wajah-Nya." (Shohih an Nasaai no. 2943)



Semoga bermanfaat 

💌Zaki Rakhmawan Abu Usaid