Keutamaan Surah Al-Fatihah — Ustadz Zaki Rakhmawan Hafizhahullah

Fawaid Daily: Keutamaan Surah Al-Fatihah — Ustadz Zaki Rakhmawan Hafizhahullah

Bismillah.

Berikut adalah faidah-faidah dari kajian Ustadz Zaki Rakhmawan hafizhahullah tentang keagungan surah Al-Fatihah, yang beliau sampaikan dalam Daurah Syar'iyyah Fi Masaail 'Aqdiyah wal Manhajiyah di STAI Ali bin Abi Thalib, Surabaya.

1. Al-Fatihah Mengantarkan kepada Hidayah

Setiap orang yang membaca Fatihatul Kitab, maka surah itu pasti akan mengantarkannya kepada hidayah.

2. Kedudukan Agung Bagi yang Memahaminya

Barangsiapa yang memahami surah Al-Fatihah, niscaya ia akan meraih kedudukan yang agung, bahkan ia akan menjadi bagian dari orang-orang yang telah Allah beri nikmat atas mereka, berada di tingkatan mulia bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang shalih.

(Lihat QS. An-Nisa: 69)

3. Tidak Ada yang Menyamai Al-Fatihah

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada Ubay bin Ka'ab, sebagaimana diriwayatkan dalam Jami' At-Tirmidzi dan berstatus shahih:

"Allah tidak pernah menurunkan di dalam Taurat, Injil, Zabur Daud, maupun di dalam Al-Furqan (Al-Qur'an) yang semisal dengan Fatihah al-Kitab."

(Hadits sahih diriwayatkan oleh At-Tirmidzi No. 2875, An-Nasa'i dalam Al-Kubra No. 914, dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak No. 2056, dari sahabat Ubay bin Ka'ab radhiyallahu 'anhu. At-Tirmidzi berkata: "Hadits ini hasan sahih.")

4. Setiap Huruf Menuntut Tadabur

Setiap huruf dalam surah Al-Fatihah menuntut kita untuk mentadaburinya dan berhenti (sejenak) dari aktivitas kita untuk merenungkannya.

Fokus utama kita dalam merenungkannya adalah agar pengaruhnya tampak dalam kehidupan kita, ibadah kita, dan penghambaan kita kepada Rabb kita 'Azza wa Jalla.


Sumber: Faidah Kajian "Fawaid Daily" — Ustadz Zaki Rakhmawan hafizhahullah, Daurah Syar'iyyah Fi Masaail 'Aqdiyah wal Manhajiyah, STAI Ali bin Abi Thalib, Surabaya. Dipublikasikan oleh Kota Magelang Mengaji.

Wallahu a'lam bish-shawab.