SIA-SIANYA PAHALA YANG BANYAK KARENA TERUS MENERUS MELAKUKAN APA YANG DIHARAMKAN ALLAH DALAM KEADAAN MENYENDIRI

بسم الله الرحمن الرحيم

# Serial Fawaid Kajian Ilmiyah Kota Magelang

SIA-SIANYA PAHALA YANG BANYAK KARENA TERUS MENERUS MELAKUKAN APA YANG DIHARAMKAN ALLAH DALAM KEADAAN MENYENDIRI

Saudaraku semoga Allah senantiasa menjagamu, perhatikanlah hadits mulia berikut ini:

سنن ابن ماجه
4245 حَدَّثَنَا  عِيسَى بْنُ يُونُسَ الرَّمْلِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا  عُقْبَةُ بْنُ عَلْقَمَةَ بْنِ حُدَيْجٍ الْمَعَافِرِيُّ ، عَنْ  أَرْطَاةَ بْنِ الْمُنْذِرِ ، عَنْ  أَبِي عَامِرٍ الْأَلْهَانِيِّ ، عَنْ  ثَوْبَانَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ :  " لَأَعْلَمَنَّ أَقْوَامًا مِنْ أُمَّتِي، يَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِحَسَنَاتٍ أَمْثَالِ جِبَالِ تِهَامَةَ، بِيضًا، فَيَجْعَلُهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ  هَبَاءً  مَنْثُورًا ". قَالَ ثَوْبَانُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، صِفْهُمْ لَنَا، جَلِّهِمْ لَنَا ؛ أَنْ لَا نَكُونَ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَا نَعْلَمُ. قَالَ : " أَمَا إِنَّهُمْ إِخْوَانُكُمْ وَمِنْ جِلْدَتِكُمْ، وَيَأْخُذُونَ مِنَ اللَّيْلِ كَمَا تَأْخُذُونَ، وَلَكِنَّهُمْ أَقْوَامٌ إِذَا خَلَوْا بِمَحَارِمِ اللَّهِ انْتَهَكُوهَا ".
حكم الحديث: صحيح

Imam Ibnu Majah rahimahullah (wafat 273 H) berkata, "Telah menceritakan kepada kami
▪ Isa bin Yunus Ar Ramli (wafat 264 H, shoduq terkadang melakukan kesalahan)" (Dia Yunus berkata) telah menceritakan kepada kami 
▪'Uqbah bin 'Alqamah bin Khadij Al Mu'afiri (wafat 204, shoduq) dari
▪ Arthah bin Al Mundzir (wafat 163, tsiqah) dari
▪ Abu 'Amir Al Hani (tsiqah) dari
▪ Tsauban (wafat 54 H) dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: "Sungguh saya telah mengetahui bahwa ada suatu kaum dari ummatku yang datang pada hari Kiamat dengan membawa kebaikan sebesar gunung Tihamah yang putih, lantas Allah menjadikannya sia-sia." Tsauban berkata; "Wahai Rasulullah, sebutkanlah ciri-ciri mereka kepada kami, dan jelaskanlah tentang mereka kepada kami, supaya kami tidak menjadi seperti mereka sementara kami tidak mengetahuinya." Beliau bersabda: "Sesungguhnya mereka adalah saudara-saudara kalian dan dari golongan kalian, mereka shalat malam sebagaimana kalian mengerjakannya, tetapi mereka adalah kaum yang jika bersepi sepi menyendiri dengan apa yang di haramkan Allah, maka mereka terus mengerjakannya(meskipun mereka tahu perbuatan tersebut dilarang namun mereka tetap melakukan nya dalam keadaan sepi menyendiri tanpa diketahui orang lain)."
Hadits Ibnu Majah no. 4245, SHOHIH.

FAWAID Hadits:
➖➖➖➖➖➖
1⃣. Banyak beramal Sholih itu belum tentu dijamin pahalanya selamat 💯 persen.

2⃣. Allah memberikan pilihan kepada manusia untuk berbuat baik atau jelek dan ketika manusia memutuskan untuk melakukan perbuatan maka hasil akhir adalah menurut kehendak Allah.

3⃣. Mengetahui, faham ilmu dan bisa beramal Sholih itu tidak cukup untuk menyelamatkan diri dari bujuk rayunya Syaitan untuk amal kita menjadi sia sia, namun yang bisa menyelamatkan kita adalah dengan berdoa meminta tsabat ketetapan diri kepada Allah Azza wa Jalla.

4⃣. Hendaknya selalu berdoa kepada Allah yaitu

Doa diberikan ketetapan hati dan Khusnul Khotimah (akhir kehidupan yang baik)

اَللَّهُمَّ مُصَرِّفَ القُلُوْبِ صَرِّفْ قُلُوْبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ

"Ya Allah, yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami pada ketaatan kepada-Mu (HR. Muslim no. 2654 dari Abdullah bin 'Amr al Ash Radhiallahu Anhu)

يَا مُقَلِّبَ القُلُوْبِ ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنكَ

"Ya Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agama-Mu." (HR. Ahmad VI/302, Hakim I/525, at-Tirmidzi no. 3522. Shahih, lihat Shahih at-Tirmidzi III/171 no. 2792.)

5⃣ Hadits ini hanya ada di Sunan Ibnu Majah dan haditsnya shohih. Ini adalah salah satu contoh bantahan bagi orang yang mengatakan bahwa sekiranya ada hadits yang menyendiri hanya diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah saja maka itu dhoif. Namun ini tidak bisa digeneralisir pasti dhoif. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah didalam kitabnya Mustholah hadits hal 82.

Semoga bermanfaat

📝 Ustadz Zaki Rakhmawan Abu Kayyisa hafizhahulloh

gambar pixabay.com