Ticker

6/recent/ticker-posts

SAUDARAKU MARI HIDUPKAN SUNNAH BELAJAR MEMANAH

SAUDARAKU MARI HIDUPKAN SUNNAH 
BELAJAR MEMANAH

Dikeluarkan oleh Imam An Nasa’i Abu Abdirrahman (wafat 303 H) dalam kitabnya as-Sunan Al Kubro no. 8890

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ وَهْبٍ الْحَرَّانِيُّ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سَلَمَةَ ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحِيمِ ، قَالَ : حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحِيمِ الزُّهْرِيُّ ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ ، قَالَ : رَأَيْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ ، وَجَابِرَ بْنَ عُمَيْرٍ الأَنْصَارِيَّيْنِ يَرْمِيَانِ ، فَقَالَ أَحَدُهُمَا لِصَاحِبِهِ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : ” كُلُّ شَيْءٍ لَيْسَ فِيهِ ذِكْرُ اللَّهِ ، فَهُوَ لَهُوٌ وَلَعِبٌ ، إِلا أَرْبَعَ : مُلاعَبَةُ الرَّجُلِ امْرَأَتَهُ ، وَتَأْدِيبُ الرَّجُلِ فَرَسَهُ ، وَمَشْيُهُ بَيْنَ الْغَرَضَيْنِ ، وَتَعْلِيمُ الرَّجُلِ السَّبَّاحَةَ “

imam an Nasai rahimahullah berkata telah mengabarkan kepada kami 
@Muhammad bin Wahb Al Harrani (wafat tahun 243 H, ia seorang perawi shoduuq), 
dari 
@Muhammad bin Salamah (tsiqatun tsabtun wafat 248 H), 
dari 
@Abu Abdirrahim, (Kholid bin Abi Yazid Al Qurasyi, tsiqatun, wafat 144 H)
 ia berkata: 
@Abdurrahim Az Zuhri (Muhammad bin Muslim bin Ubaidillah bin Abdillah Syihab, al Faqih, al Hafizh, Disepakati kemuliaan dan kekuatan hafalannya,, wafat 125 H) menuturkan dari 
@‘Atha bin Abi Rabbah (Tsiqatun Faqiihun Faadhil karena banyak memursalkan hadits, wafat th. 114 H) 
ia berkata: aku melihat Jabir bin Abdillah Al Anshari (wafat 71 H) dan Jabir bin Umair Al Anshari sedang latihan melempar/memanah. Salah seorang dari mereka berkata kepada yang lainnya: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “setiap hal yang tidak ada dzikir kepada Allah adalah lahwun (kesia-siaan) dan permainan belaka, kecuali empat: candaan suami kepada istrinya, seorang lelaki yang melatih kudanya, latihan memanah, dan mengajarkan renang”.

Dikeluarkan juga oleh Ishaq bin Ibrahim dalam Fadhail Ar Ramyi, dari sahabat Abu Ad Darda’ dengan lafadz,

اللهْوُ في ثلاثٍ : تأديبُ فرَسِكَ ، و رمْيُكَ بِقوسِكِ ، و مُلاعَبَتُكَ أهلَكَ

“al Lahwu main-main (yang bermanfaat) itu ada tiga: 
1. engkau melatih kudamu agar jinak, 
2. engkau menembak panahmu, 
3. engkau bermain-main dengan keluargamu”

Hadits Shohih terdapat di Shohibul Jamii no. 5498 dan Silsilah Ahadits as Shohihah no. 315.

Di tulis oleh Ustadz Zaki Abu Kayyisa Hafidzahullah